Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bind9

Konfigurasi Server Load balancer dengan DNS Bind9

Untuk melakukan konfigurasi load balancer untuk server misalnya webserver,fileserver,database server, dll bisa menggunakan proxy(haproxy,nginx,apache,dll) dan bisa juga menggunakan dns atau menerapkan kedua-duanya.  Konfigurasinya cukup mudah hanya perlu menambahkan PTR seperti berikut di database zone: www.example.com.  IN  A  172.16.1.10 www.example.com.  IN  A  172.16.1.11 www.example.com.  IN  A  172.16.1.12

Pembahasan IT Network Systems Administration Module A DNS (Forward Zone, Reverse Zone, CNAME, MX, Split View)

Gambar
Pembahasan IT Network Systems Administration — DNS (Forward Zone, Reverse Zone, CNAME, MX, Split View) Berikut adalah screenshot dan video pembahasan mengenai Module A: DNS, yang mencakup konfigurasi: Berikut penjelasan singkat dan mudah dipahami: 1. Forward Zone Forward Zone adalah konfigurasi DNS untuk menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP. 👉 Contoh: www.perusahaan.com → 192.168.1.10 Jadi ketika user mengetik domain di browser, DNS akan mencari IP-nya melalui forward lookup. --- 2. Reverse Zone Reverse Zone adalah kebalikan dari forward zone, yaitu untuk menerjemahkan alamat IP menjadi nama domain. 👉 Contoh: 192.168.1.10 → www.perusahaan.com Biasanya digunakan untuk: Validasi email server Logging jaringan Keamanan (PTR record) --- 3. CNAME (Canonical Name) CNAME adalah record DNS yang berfungsi sebagai alias dari domain lain. 👉 Contoh: ftp.perusahaan.com → CNAME → file.perusahaan.com Artinya: Tidak punya IP sendiri Mengarah ke domain utama --- 4. MX Record (Mail Exchange) MX...