Privilege Access level di Cisco
Mengatur Privilege Level pada Cisco Router
Seperti yang kita ketahui, pada perangkat kita dapat mengatur privilege level dari level 0 sampai 15 (total 16 level).
- Level 0 → User mode (akses sangat terbatas)
- Level 15 → Privileged mode (akses penuh seperti administrator)
Level di antara keduanya (1–14) dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan.
Tujuan Mengatur Privilege Level
Pengaturan privilege level bertujuan untuk:
- Memberikan hak akses sesuai peran pengguna
- Membatasi perintah yang dapat dijalankan
- Meningkatkan keamanan perangkat
Contoh penggunaan:
- Operator → hanya boleh melihat status dan konfigurasi dasar
- Administrator → boleh melakukan konfigurasi penuh
Selain metode ini, sebenarnya ada juga mekanisme yang lebih lengkap seperti AAA New Model, namun pada tutorial ini kita menggunakan metode sederhana (local privilege).
Langkah Konfigurasi Sederhana
1. Membuat Username dengan Privilege
Buat user lokal dan tentukan level privilege:
username test1 privilege 3 secret zxc123
Artinya:
- Username:
test1 - Privilege level: 3
- Password terenkripsi:
zxc123
2. Mengatur Perintah yang Boleh Digunakan
Tentukan perintah apa saja yang boleh dijalankan oleh privilege level tersebut.
Contoh: user level 3 hanya boleh masuk ke configuration terminal dan konfigurasi interface.
privilege exec level 3 configure terminal
privilege configure level 3 interface
3. Mengaktifkan Login Lokal pada Console
Agar router menggunakan username dan password yang telah dibuat:
line console 0
login local
Langkah serupa juga dapat diterapkan pada line VTY jika ingin membatasi akses login remote (Telnet/SSH).
Kesimpulan
Dengan mengatur privilege level, administrator dapat:
- Mengontrol akses pengguna secara lebih detail
- Membatasi risiko kesalahan konfigurasi
- Meningkatkan keamanan sistem jaringan
Metode ini cocok untuk skenario sederhana tanpa menggunakan AAA server.
Referensi
- http://www.packetu.com/2012/09/06/changing-privilege-levels-for-cisco-ios-commands/
- http://www.ciscozine.com/multiple-privilege-levels/
Komentar