Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2021

Memulai belajar Ansible

Belajar Ansible: Instalasi Nginx dan PHP-FPM Pada tulisan kali ini, kita akan mencoba menggunakan Ansible untuk melakukan konfigurasi server. Sebagai contoh sederhana, kita akan melakukan instalasi: Web server Nginx PHP-FPM Prosesnya sebenarnya mirip seperti saat menggunakan perintah Linux apt-get , yaitu menginstal paket, mencari file konfigurasi, dan melakukan pengeditan. Namun, dengan menggunakan Ansible, kita akan mendapatkan banyak manfaat seperti otomatisasi, konsistensi konfigurasi, dan kemudahan pengelolaan banyak server. Anda bisa membaca penjelasan manfaat Ansible pada tulisan berikut: https://nciptandani.blogspot.com/2021/06/cara-konfigurasi-server-dan-perangkat.html Struktur Dasar Ansible Ansible memiliki banyak komponen dan modul. Struktur penulisan kodenya bisa dibagi menjadi beberapa bagian, seperti: Template Playbook Role Handler Task Inventory Namun, untuk memulai belajar, kita dapat memulai dari langkah yang paling sederhana berikut. 1. Install...

Cara konfigurasi Server dan perangkat jaringan dengan automasi

Berikut versi yang sudah diperbaiki konteks, tata bahasa, dan alurnya agar lebih rapi dan profesional: Secara umum, dapat dikatakan bahwa hasil akhirnya tetap sama—misalnya untuk kebutuhan VPN, web server, high availability, dan lain-lain. Namun, setiap sistem operasi (OS) maupun vendor memiliki interface dan metode konfigurasi yang berbeda-beda. Ada beberapa cara untuk melakukan konfigurasi sistem, di antaranya: 1. GUI (Graphical User Interface) / Web Interface Metode ini dibuat untuk memudahkan interaksi antara manusia dan sistem melalui tampilan grafis. Dengan GUI, pengguna dapat melihat tampilan visual dan melakukan tindakan seperti klik kiri, klik kanan, drag and drop, scroll, hover, dan sebagainya. 2. CLI (Command Line Interface) Pada metode ini, pengguna lebih sering berinteraksi menggunakan perintah (command) yang telah disediakan oleh OS atau vendor. Contohnya seperti: route ipconfig ifconfig tracert nslookup konfigurasi VLAN perintah VPN dan berbagai command jaringan ...

Cara troubleshooting server system

Tips Sederhana untuk System Troubleshooting Kali ini saya ingin membagikan beberapa tips sederhana dalam system troubleshooting . 1. Mengetahui Lokasi Server/VM dan Lingkungannya Langkah pertama adalah memahami lokasi server atau VM serta lingkungannya. Contohnya, apakah VM berada di on-premises atau di cloud , dan cloud provider apa yang digunakan. Informasi ini berguna ketika perlu berkomunikasi dengan support provider, misalnya terkait: Limit traffic atau bandwidth Limit IOPS pada disk Routing di cloud router Batasan lainnya dari infrastruktur provider Memahami hal ini membantu mempercepat troubleshooting dan meminimalkan kesalahan asumsi. 2. Mengetahui Jenis VM yang Digunakan Setelah mengetahui lokasi, langkah berikutnya adalah memastikan jenis VM atau instansinya. Hal-hal yang perlu diperiksa antara lain: Jenis VM dan spesifikasi (CPU, memory, disk) Security group atau firewall rules Konfigurasi NAT Konektivitas jaringan Lakukan pengecekan step-by-step, mis...