Postingan

ITNSA Dasar konfigurasi BGP

Gambar
Dari PC1 agar bisa terhubung ke SRV1, tentu ada beberapa cara routing, mulai dari static route, RIP, EIGRP, OSPF, BGP, dll. Semuanya bisa digunakan untuk menghubungkan antar network yang berbeda, setiap jenis routing mempunyai karakteristik masing-masing. Berikut adalah contoh konfigurasi sederhana menggunakan eBGP, belajar memulai sesuatu dari yang sederhana dengan topologi dibawah ini:

ITNSA Mindset

Tahap Persiapan dan Pelaksanaan Menghadapi ITNSA 1. Tahap Persiapan Materi ITNSA sangat luas dan tidak bisa dikuasai dalam waktu singkat. Dibutuhkan waktu berbulan-bulan , konsistensi belajar, serta latihan yang terus-menerus untuk benar-benar memahaminya. Oleh karena itu, penting untuk mensyukuri fasilitas yang dimiliki dan memanfaatkannya secara maksimal. Perbanyak membaca serta mencoba berbagai tutorial yang tersedia di internet. Beberapa konsep penting yang perlu benar-benar dipahami antara lain: DNS: reverse, forward, split view / multiple view, dynamic DNS, zone transfer Directory Services: LDAP directory, LDAP schema Security & PKI: Certificate Authority (CA), digital certificates Networking: OSPF area, authentication, MD5 Active Directory: import users, OU, GPO object, GPO group, GPO security Dan masih banyak konsep lainnya. Agar belajar lebih terarah, sebaiknya buat pemetaan tingkat kemampuan , misalnya: Contoh pada DNS: Forward zone, reverse zone → k...

Konfigurasi Server Load balancer dengan DNS Bind9

Untuk melakukan konfigurasi load balancer untuk server misalnya webserver,fileserver,database server, dll bisa menggunakan proxy(haproxy,nginx,apache,dll) dan bisa juga menggunakan dns atau menerapkan kedua-duanya.  Konfigurasinya cukup mudah hanya perlu menambahkan PTR seperti berikut di database zone: www.example.com.  IN  A  172.16.1.10 www.example.com.  IN  A  172.16.1.11 www.example.com.  IN  A  172.16.1.12

GNU/Linux networking

Selain menggunakan Cisco,Mikrotik,Juniper untuk keperluan networking, kita juga bisa langsung melakukan konfigurasi menggunakan GNU/Linux. Misalnya menggunakan distro Debian dan beberapa pilihan packages untuk keperluan-keperluan berikut: Routing -Quagga Quagga adalah sebuah network routing yang bisa mengimplementasikan Open Shortest Path First (OSPF), Routing Information Protocol (RIP), Border Gateway Protocol (BGP) dan IS-IS untuk Unix-like platforms, particularly Linux, Solaris, FreeBSD dan NetBSD https://www.nongnu.org/quagga/ Tunnel GRE(Kernel module ip_gre) https://en.wikipedia.org/wiki/Iproute2 https://manpages.debian.org/stretch/iproute2/ip-tunnel.8.en.html VPN SSL VPN(openvpn)   https://openvpn.net / IPSec VPN(strongswan)  https://www.strongswan.org/ IPSec VPN(racoon ipsec-tools)  https://wiki.debian.org/IPsec https://wiki.gentoo.org/wiki/IPsec_L2TP_VPN_server PPPoE https://wiki.debian.org/PPPoE 802.1Q ...

Konfigurasi SSH Server di Windows

S SH Server (OpenSSH) di Windows Server 2019 Saat ini OpenSSH Server sudah tersedia secara bawaan di Windows Server 2019 dan dapat diaktifkan melalui fitur Windows Capability . Rangkuman Langkah Konfigurasi 1. Cek Ketersediaan Fitur OpenSSH Jalankan perintah berikut di PowerShell: Get-WindowsCapability -Online | ? Name -like 'OpenSSH*' 2. Install OpenSSH Client & Server Add-WindowsCapability -Online -Name OpenSSH.Client~~~~0.0.1.0 Add-WindowsCapability -Online -Name OpenSSH.Server~~~~0.0.1.0 3. Jalankan Service SSH Start-Service sshd 4. Aktifkan Auto Start Saat Boot Set-Service -Name sshd -StartupType Automatic 5. Cek Firewall Rule SSH Get-NetFirewallRule -Name *ssh* Pastikan rule OpenSSH-Server-In-TCP dalam kondisi Enabled agar port 22 dapat diakses. Hasil Setelah konfigurasi selesai, Windows Server sudah dapat diakses menggunakan SSH melalui: ssh username@IP_Server Referensi Resmi Dokumentasi lengkap dapat dilihat di: https://docs.microsoft.co...

Konfigurasi Cisco VPN Anyconnect

Di tutorial ini tentang konfigurasi oleh karena itu perlu mengetahui juga tentang konsep VPN, VPN protocols, Remote Site, Site to site, Encryption(IPSEC,SSL), Authentication, Tunnel, Split tunnel, dll. Secara konsep semuanya sama cuman cara konfigurasi yang berbeda-beda di Linux ada software OpenVPN, Strongswan, dll. Di Windows ada RRAS.  Untuk konfigurasi kali ini tentang konfigurasi Cisco VPN Anyconnect, tutorial ini juga cuman ringkasan dengan harapan barangkali ada yang bermanfaat oleh karena itu perlu juga di crosscheck dengan ebook, tutorial dan sumber lainnya. Untuk konfigurasinya sederhana client akan melakukan koneksi ke VPN Server dalam hal ini Cisco ASA dengan Anyconnect nya, setelah client berhasil terkoneksi ke VPN Server maka bisa mengakses jaringan yang ada di belakang/internal Cisco ASA bisa jaringan LAN/DMZ. 1. Enable webvpn webvpn enable outside anyconnect image disk0:/... anyconnect enable tunnel-group-list enable 2. Make a pool and ob...

Configure VPN for client access (IKEV2 with machine certificate authentication)

Gambar
Example: VPN Configure VPN for client access. Use the IKEv2 protocol and make sure authentication is done by client certificate Use the IP range 172.16.0.50 – 172.16.0.79 The VPN clients should have access to all internal networks Note: Configure hostname, domain, name, IP, etc according to your project. Steps: 1. Configure machine certificate for router and client using Windows CA     Use template Workstation authentication (configure subject name format to Common name & DNS,  Application Policies to Server authentication  & Client authentication). 2. Configure VPN server using tools -> Routing and Remote access 3. Connect from client